Apa Yang Dirasakan Oleh Pemain Setelah Mereka Berhasil Menamatkan Game Final Fantasy 7 Remake

Apa Yang Dirasakan Oleh Pemain Setelah Mereka Berhasil Menamatkan Game Final Fantasy 7 Remake

Apa Yang Dirasakan Oleh Pemain Setelah Mereka Berhasil Menamatkan Game Final Fantasy 7 Remake

Apa Yang Dirasakan Oleh Pemain Setelah Mereka Berhasil Menamatkan Game Final Fantasy 7 Remake. Hal pertama yang dirasakan bahwa Cerita game ini dibuat ke ending yang tidak akan pernah ada. Square Enix sudah membuat jelas dari awal bahwa part 1 dari final fantasy VII Remake hanya akan menutupi cerita yang ada di midgar. Walaupun midgar sendiri lebih kurang hanyalah merupakan sebuah prologue dari game tersebut. Ada beberpaa logika disini dan presiden shinra sendiri hanyalah chief antagonis yang ada didalam porsi game tersebut. Secara umumnya part satu seharusnya berfokus terhadap raid kepada headquarter shinra.

Dimana sesuai kreditnya. Tetapi semua tiba-tiba berubah jauh dengan memperkenalkan seprioth di awal cerita dan akhir cerita. Secara virtual game buildup sepenuhnya dibuang total untuk memfokuskan seprioth lebih jauh dari yang pernah ada di cerita aslinya. Hal ini tidak membantu sama sekali masalah di part 1 yang memotong cerita sebelum Kalm. Hal ini menghasilkan  konfrontasi penting dengan seprioth tanpa ada konteks yang bermakna sama sekali yang membuat para fans kebingungan dengan keputusan mereka.

Apa Yang Dirasakan Oleh Pemain Setelah Mereka Berhasil Menamatkan Game Final Fantasy 7 Remake

Dan kemudian adalah pacing yang buruk. Lebih dari apapun ini menjadi sangat jelas bahwa final fantasy 7 remake tidak memiliki paced yang baik ketika pemain sudah mencapai level 50. Dalam final fantasy 7 asli mereka sangat baik dalam melakukan pacing. tidak pernah menghabiskan momen yang bagus.  secara fair ini sangat jelas bahwa mereka berusaha menonjolkan midgar tetapi sayangnya penyampaiannya yang kurang bagus.

Membagi game tersebut kedalam chapters juga tidak membantu dalam hal pacing juga. Ini seharusnya dibuat untuk dapat membagikan experience secara jelas dan merata. Tetapi beberapa chapter terlalu panjang. Walaupun difitukan banyak konten tetapi gagal memanfaatkan semuanya secara baik. Tidak pedulu semulus ceritanya berjalan dari chapter ke chapter bahkan lebih buruk. Ditambah lagi gameplaynya juga memiliki pacing yang sangat buruk tiba-tiba ada lonjakan kesulitan musuh yang bisa membuat pemain pusing

Written by